Jumat, 16 Mei 2014

BOLEHKAN WANITA AHMADI KARATE

 BOLEHKAN WANITA AHMADI KARATE


Dalam soal jawab Huzur tahun 1991 di New Delhi, India, ada seorang ahmadi bertanya:
Penanya:Huzur!Saya adalah seorang guru karate, murid saya terdiri dari pria dan wanita. Jika ada wanita ahmadi (lajnah) yang ingin belajar karate kepada saya, bolehkah?

Huzur: Para wanita ahmadi memiliki batas-batas, mereka tidak bisa mendapatkan itu (belajar karate-pent) dengan melompati batas-batas tersebut. Untuk itu ketika diPakistan  kami perintahkan kepada para wanita (ahmadi) yang mahir beladiri untuk mengajarkan beladiri pada para wanita lagi. Cara yang terbaik untuk mengawalinya adalah ajarkan beladiri (karate/judo) kepada anak-anak perempuan ahmadi yang belum baligh dan itu juga yang dipraktekkan di Eropa.Cara demikianjustru bisa memberikan hasil yang terbaik. Apakah itu laki laki ataupun perempuan, jika mereka diberikan pelatihan beladiri sejak usia dini (anak-anak),maka akan memberikan hasil yang terbaik dibandingkan jika dilatih pada usia dewasa. Begitu juga keterampilan-keterampilan  jasmani lainnya, jika diberikan pelatihan sejak dini, makaakan memberikan hasil yang optimal. Oleh karena itu,silahkan anda ajarkan karate pada anak-anak perempuan ahmadi dan setelah mereka mahir nantinya, mereka bisa mengajarkannya pada kakak-kakakmereka, ibu, saudara mereka. 

Penanya:kira-kira mulai dari usia berapa diajarkannya, Huzur?
Huzur: Saya katakan tadi “ketika usia belum baligh”.
Terjemah bebas: Mahmud Wardi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar