SABDA DAN AMALAN HUZUR SELALU
DIKABULKAN OLEH TUHAN
Dalam program khusus MTA
berkenaan dengan keberkatan Khilafat, Wakeel A'la Shahib Rabwah menuturkan:Pada
saat Hazrat Mirza Nasir Ahmad rh menjabat sbg sadr khuddam, dalam satu
kesempatan ijtima Khuddam, beliau menetapkan saya (Wakeel A’la) dan seorang
lagi sbg asistenHuzur. Suatu ketika Huzur tengah istirahat, memerintahkan
kepada saya untuk pergi ke Langgar khana untuk mengecek konsumsi yang akan
disantap oleh para pesrta ijtima.Saya (Wakeel A’la) beranjak pergi ke langgar
khana sesuai perintah Huzur. Tapi tidak lama kemudian Huzur memanggil saya lagi.Sambil
mencopot badge (tanda pengenal) yg Huzur kenakan dan dipinjamkan kepada saya,Huzur
bersabda: Ini bawa dan perlihatkan tanda pengenal saya kepada petugas langgar
khana,karena beliau tidak akan mengizinkan kamu masuk, perlihatkan saja ini,nanti
dia akan izinkan kamu masuk.
Wakeel A’la: Ternyata 19 tahun kemudian
sejak peristiwa itu saya terpilih menjadi sadr khuddam
Pesan dari Wakeel A’la dalam ceramah itu:
tidak hanya perkataan,bahkan amalan (gerak gerik) yang tidak bersuara dari
seorang khalifah pun selalu di kabulkan oleh Tuhan.
Menurut Wakeel A’la: Taufik terpilihnya saya
sebagai sadr Khuddam adalah keberkatan dari dipinjamkannya tanda pengenal sadr
khuddam (Sadr Ijtima gaah) yg saat itu dipinjamkan oleh Huzur ketika menjabat
sbg Sadr Khuddam.
Wassalam
Mahmud Wardi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar