Kamis, 08 Mei 2014


SABDA DAN AMALAN HUZUR SELALU DIKABULKAN OLEH TUHAN

Dalam program khusus MTA berkenaan dengan keberkatan Khilafat, Wakeel A'la Shahib Rabwah menuturkan:Pada saat Hazrat Mirza Nasir Ahmad rh menjabat sbg sadr khuddam, dalam satu kesempatan ijtima Khuddam, beliau menetapkan saya (Wakeel A’la) dan seorang lagi sbg asistenHuzur. Suatu ketika Huzur tengah istirahat, memerintahkan kepada saya untuk pergi ke Langgar khana untuk mengecek konsumsi yang akan disantap oleh para pesrta ijtima.Saya (Wakeel A’la) beranjak pergi ke langgar khana sesuai perintah Huzur. Tapi tidak lama kemudian Huzur memanggil saya lagi.Sambil mencopot badge (tanda pengenal) yg Huzur kenakan dan dipinjamkan kepada saya,Huzur bersabda: Ini bawa dan perlihatkan tanda pengenal saya kepada petugas langgar khana,karena beliau tidak akan mengizinkan kamu masuk, perlihatkan saja ini,nanti dia akan izinkan kamu masuk.

Wakeel A’la: Ternyata 19 tahun kemudian sejak peristiwa itu saya terpilih menjadi sadr khuddam

Pesan dari Wakeel A’la dalam ceramah itu: tidak hanya perkataan,bahkan amalan (gerak gerik) yang tidak bersuara dari seorang khalifah pun selalu di kabulkan oleh Tuhan.
Menurut Wakeel A’la: Taufik terpilihnya saya sebagai sadr Khuddam adalah keberkatan dari dipinjamkannya tanda pengenal sadr khuddam (Sadr Ijtima gaah) yg saat itu dipinjamkan oleh Huzur ketika menjabat sbg Sadr Khuddam.


Wassalam

Mahmud Wardi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar