Rabu, 05 Juni 2013

Kematian Pasti Akan Datang



Saudara & saudari Seiman-ku, Mari kita buka mata hati Kita, sudahkah diri ini sadar, bahwa kita benar-benar sementara di dunia ini. Bisakah kita merenungkannya sedalam-dalamnya, apa yang telah kita capai, apa yang telah kita perbuat selama ini. Pernahkah kita melihat diri kita sendiri, melihat kekurangan yang kita miliki, serta dosa-dosa yang telah kita lakukan. ALLAH..........kita hanya sementara berada di dunia ini. Renungkanlah wahai saudara dan saudariku, pernahkah kita benar-benar memahami hidup ini. Jika sekejap saja kita telah lupa oleh kenikmatan dunia yang fana ini, kita terpedaya oleh duniawi ini, bahwa sesungguhnya Kita akan menghadap kehadirat ALLAH , siapkah kita?sanggupkah kita? cukupkah bekal kita??ALLAH... renungkanlah sedalam-dalamnya . Kematian datang tak menunggu taubat kita, kematian datang dengan tiba-tiba dan kematian sungguh sangat dekat. Marilah saudara dan saudariku, marilah diri ini mengajak...untuk kita selalu merenungkan hidup ini. Jadilah kita hamba-Nya yang diridhoi oleh-Nya, Iman dan takwa ini yang menentukan kita di akhirat kelak. Hidup hanya mampir sebentar, yaitu hanya untuk mencari bekal untuk kita di akhirat kelak.

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati..." (Ali 'Imrân [3] : 185)

"Katakanlah 'sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu" (Al-Jumu'ah [62] : 8)

"Sesungguhnya hanya kepada Rabbmulah kembali(mu)." (Al-Alaq [96] : 8)

"Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkanya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukanya." (Al-A'raf [5] : 34)

Hidup di dunia ini hanyalah sementara, kehidupan di ahiratlah sebenar-benarnya hidup. Ini bukti firman Allah yang sungguh nyata.
saya teringat ucapan Bpk. H Mohammad raffi. beliau mengatakan,
Hidup itu jangan seimbang (dunia & akhirat) .beliau mengibaratkan kehidupan itu seperti halnya 2 kaki yang menaiki sebuah kapal perahu. yakni kaki kanan naik di perahu A (dunia) dan kaki kiri  naik di perahu B (Akhirat). jika kedua-duanya menaiki perahu itu kemudian ditengah laut misal terjadi arus yang sangat dasyat. apa yang akan terjadi?  kemungkinan terbesar ialah kita akan terjerumus ditengah 2 kapal itu. jadi mari kita perbanyak bekal buat kehidupan di Akhirat nanti.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar