APAKAH JIN DAN HANTU ADA WUJUDNYA
DalamkesempatanmajlisIrfan,
seorangahmadimenyampaikanpertanyaankepadaHadhratKhalifatulMasihAr-Rabi rh,sbb:
Penanya:” Hudhur!
Apakah jin dan hantu ada wujudnya?”
Hudhur:”Apakahandapernahmelihatnya
(Jin danhantu-Pent)?
Penanya:”Tidak,
Hudhur.
Hudhur:”Nantikalauandajumpadengannya,
barubilangsaya yah!” (hadirin tertawa)
Jikaada orang yang meyakinisemuaitu,
biarkansaja, apapengaruhnyabagikita?”
Hudhurbersabda:”Berkenaandenganjin,telahdijelaskandalam
Quran Karim. Kata jinmemilikiberbagaimacamartidansalahsatunyaadalahsepertiyang
difahamiolehmasyarakatpadaumumnyayaknisuatumakhlukghaibyang
memilikikapasitasberbedadandiciptakandariapi, tapididalamnyatidakterdapatsifatapi,
ini yang merekayakini, karenajikatidak, kenapajugajintidakmerasukkedalamtubuhseseorangdanmembakarnya?
Merekahanyamengadopsiseparuhkonsepdari
Al Quran Karim, tidakmengimaninyasecaramenyeluruh.Satuhal yang
pastimerekayakiniadalahbahwamereka(jin-Pent) merupakanmakhlukghaibyang
kasatmata.Kata jindalambahasaarabsesuaijikadiartikansebagai“makhluk
yang kasatmata”, kitatidakmengingkarihalitu.
Rasulullah SAW pun telahmenetapkanbakterisebagaijin,
sebagaimanaRasulullahSAW pernahmemerintahkanuntuktidakberistinjadenganmenggunakantulang,
karenatulangadalahmakananjin. Padamasaitu, keberadaanmakhluk yang kasatmatadarijenisbakteri,tidaklahdapatterbayangkansedikitpun.Dari
itupuntampakkebenaranHazrat Rasulullah SAW.DenganinijelaslahbahwaAllah
Ta’alapun selalumewahyukanhalhal yang spesifikyang tidakdijumpaiayatnyadidalam
Al Quran.Artinyabahwawahyu pun turunberkenaandenganhal-haltersebut.
Hudhurbersabda:”Walhasil,Rasulullah
SAW telahmengabarkannya. Sekarangkitadapatmengetahuinyabahwa yang dimaksudkanituadalahbakteri,
karenatulangadalahmakananbagibakteridanBeliauSAW menetapkannyasebagaijin. Walhasil,
makhluk yang tidakkasatmatabisadikatakan sebagai jin. Jikamemangadapenampakanwujud
lain selaindaribakteri, dalamhalinikitatidakpunyahakuntukmengingkarinya, Tapijikahaltersebutsedemikianrupadiberikankeutamaansehingganauzubillah,
dianggapbisamenguasaimanusiasepenuhnya,
makapandangansepertiitutidaklahbenar,karenaAl-Quran karimberfirmanbahwaKami
telahmenciptakansegalasesuatuuntukmengkhidmatiumatmanusia, untukitutidaklahbenarjikamereka
(jin-Pent) dianggapsebagaisuatujeniszatyangbisamengontroldanmenguasaimanusiasepenuhnya,
tidaklahbenar.
Hudhurbersabda:”Sebenarnya,
halinitidakperludibesar-besarkan. Jikamemangadapenampakan lain darijin,
yatidakapa-apa, bilaperluandayakinisajadankatakanpada orang-orang itu:”Jikaandabisamemperlihatkannya(Jin
danhantu-Pent) kepadasaya, barusayaakanpercaya.
Hudhurmenuturkan:”Suatuketika
didaerahSindh,adaseorangahmadi yang memilikimasalalu
yang suramyaknisebelumbaiatdiabiasamelakukanberbagaimacamperbuatandosa.
SetelahbaiatmasukkedalamjemaatAhmadiyah,
diataubatdarisegalakeburukanitudanmulailahgiatdalambertabligh.Dalampengalamantablighnya,
diapernahberhadapandenganseorangmurid Peer (orang suci-Pent).Padasaatdialog
berlangsung, sang Peer sendiriberadadidalamrumahdanhanyamewakilkannyakepadamuridnyatersebutsebagaikhalifahnyauntuktampilpadaacara
dialog itu.
Setelahmenyimakpemaparandalildari
sang ahmadiberkenaandengankebenaranHazratMasihMauud as, sangmuridPeer tadimerasaterdesakdanmatilangkah. Akhirnyasetelahdalilnyaterpatahkan,
dialontarkanseranganbalikkepada sang ahmadi.
Murid Peer:” PerlukamuketahuibahwaPeer
kamibisamenghidupkan orang mati, apakah Peer kamu (HazratMasihMauud as-Pent) bisamenghidupkan
orang mati?
Ahmadi:”Samasekalitidak”.
MuridPeer :”Yasudahkalaubegitu,
sekarangtuntaslahmasalahnya,karena kami semuamenjadisaksimatabahwaPeerkamibisamenghidupkan orang mati, kamutidakbisamengingkarinyalagi,
kalaubegitupulangsaja, karenadalil-dalilkamutadiitusudahtidakberguna.
Ketikaalurpembicaraanmengarahpadahal
lain, sangmuridPeer terlupa. Meskipun sang ahmadiitubutahuruf,tapiorangnyacerdas,beliaumelontarkanpertanyaanbalikkepada
sang murid Peer.
Ahmadi:”KhalifahShab!
(murid Peer tadidisebutsebagaikhalifah,karenamewakili Peershahib-Pent) Apakahibuandamasihhidup?
MuridPeer:”Tidak,
sudahwafat”
Ahmadi:”Padasaat
Peer andanantimenghidupkankembaliibuandadanmengeluarkannyadarikubur, baruandapanggilsayayah,
lalukitalanjutkanlagidialognyananti.
Hudhurbersabda:” BetapahebatnyaJawabanmantikbeliautersebut.
(Hudhurdanhadirintertawa)
Hudhurbersabdakepadapenanya:” Jikaada orang yang sangatmeyakinidan hobby denganhal-halsepertiitu
(jin,hantu-Pent), katakansajakepadamereka:”Nantijikatuanberjumpadengannya
(jindanhantu), panggilahsaya!” danjikamemangbetultuanmelihatnya, makayakinisaja,
tidakapa-apa, karenahalinitidaklahbertentangandenganakidahahmadiyah.Kita berpendapatbahwacorakwujudjinitukebanyakanmengarahpadamakna
lain (selaindari yang difahamiolehkebanyakan orang-Pent), tapijikamemangcorakwujudseperti
yang digambarkanolehmerekaitubenaradanya, makatentukamipunakanmenerimanya, tapimengimanijinbukanlahsuatuhal
yang perlu.
Majlis Irfan 91-12-16
Mahmud Wardi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar