Kamis, 08 Mei 2014

APAKAH JIN DAN HANTU ADA WUJUDNYA

DalamkesempatanmajlisIrfan, seorangahmadimenyampaikanpertanyaankepadaHadhratKhalifatulMasihAr-Rabi rh,sbb:

Penanya:” Hudhur! Apakah jin dan hantu ada wujudnya?”
Hudhur:”Apakahandapernahmelihatnya (Jin danhantu-Pent)?
Penanya:”Tidak, Hudhur.
Hudhur:”Nantikalauandajumpadengannya, barubilangsaya yah!” (hadirin tertawa)
Jikaada orang yang meyakinisemuaitu, biarkansaja, apapengaruhnyabagikita?”

Hudhurbersabda:”Berkenaandenganjin,telahdijelaskandalam Quran Karim. Kata jinmemilikiberbagaimacamartidansalahsatunyaadalahsepertiyang difahamiolehmasyarakatpadaumumnyayaknisuatumakhlukghaibyang memilikikapasitasberbedadandiciptakandariapi, tapididalamnyatidakterdapatsifatapi, ini yang merekayakini, karenajikatidak, kenapajugajintidakmerasukkedalamtubuhseseorangdanmembakarnya?

Merekahanyamengadopsiseparuhkonsepdari Al Quran Karim, tidakmengimaninyasecaramenyeluruh.Satuhal yang pastimerekayakiniadalahbahwamereka(jin-Pent) merupakanmakhlukghaibyang kasatmata.Kata jindalambahasaarabsesuaijikadiartikansebagai“makhluk yang kasatmata”, kitatidakmengingkarihalitu.

Rasulullah SAW pun telahmenetapkanbakterisebagaijin, sebagaimanaRasulullahSAW pernahmemerintahkanuntuktidakberistinjadenganmenggunakantulang, karenatulangadalahmakananjin. Padamasaitu, keberadaanmakhluk yang kasatmatadarijenisbakteri,tidaklahdapatterbayangkansedikitpun.Dari itupuntampakkebenaranHazrat Rasulullah SAW.DenganinijelaslahbahwaAllah Ta’alapun selalumewahyukanhalhal yang spesifikyang tidakdijumpaiayatnyadidalam Al Quran.Artinyabahwawahyu pun turunberkenaandenganhal-haltersebut.

Hudhurbersabda:”Walhasil,Rasulullah SAW telahmengabarkannya. Sekarangkitadapatmengetahuinyabahwa yang dimaksudkanituadalahbakteri, karenatulangadalahmakananbagibakteridanBeliauSAW menetapkannyasebagaijin. Walhasil, makhluk yang tidakkasatmatabisadikatakan sebagai jin. Jikamemangadapenampakanwujud lain selaindaribakteri, dalamhalinikitatidakpunyahakuntukmengingkarinya, Tapijikahaltersebutsedemikianrupadiberikankeutamaansehingganauzubillah, dianggapbisamenguasaimanusiasepenuhnya, makapandangansepertiitutidaklahbenar,karenaAl-Quran karimberfirmanbahwaKami telahmenciptakansegalasesuatuuntukmengkhidmatiumatmanusia, untukitutidaklahbenarjikamereka (jin-Pent) dianggapsebagaisuatujeniszatyangbisamengontroldanmenguasaimanusiasepenuhnya, tidaklahbenar.

Hudhurbersabda:”Sebenarnya, halinitidakperludibesar-besarkan. Jikamemangadapenampakan lain darijin, yatidakapa-apa, bilaperluandayakinisajadankatakanpada orang-orang itu:”Jikaandabisamemperlihatkannya(Jin danhantu-Pent) kepadasaya, barusayaakanpercaya.

Hudhurmenuturkan:”Suatuketika didaerahSindh,adaseorangahmadi yang memilikimasalalu yang suramyaknisebelumbaiatdiabiasamelakukanberbagaimacamperbuatandosa. SetelahbaiatmasukkedalamjemaatAhmadiyah, diataubatdarisegalakeburukanitudanmulailahgiatdalambertabligh.Dalampengalamantablighnya, diapernahberhadapandenganseorangmurid Peer (orang suci-Pent).Padasaatdialog berlangsung, sang Peer sendiriberadadidalamrumahdanhanyamewakilkannyakepadamuridnyatersebutsebagaikhalifahnyauntuktampilpadaacara dialog itu.

Setelahmenyimakpemaparandalildari sang ahmadiberkenaandengankebenaranHazratMasihMauud as, sangmuridPeer tadimerasaterdesakdanmatilangkah.  Akhirnyasetelahdalilnyaterpatahkan, dialontarkanseranganbalikkepada sang ahmadi.
Murid Peer:” PerlukamuketahuibahwaPeer kamibisamenghidupkan orang mati, apakah Peer kamu (HazratMasihMauud as-Pent) bisamenghidupkan orang mati?
Ahmadi:”Samasekalitidak”.
MuridPeer :”Yasudahkalaubegitu, sekarangtuntaslahmasalahnya,karena kami semuamenjadisaksimatabahwaPeerkamibisamenghidupkan orang mati, kamutidakbisamengingkarinyalagi, kalaubegitupulangsaja, karenadalil-dalilkamutadiitusudahtidakberguna.

Ketikaalurpembicaraanmengarahpadahal lain, sangmuridPeer terlupa. Meskipun sang ahmadiitubutahuruf,tapiorangnyacerdas,beliaumelontarkanpertanyaanbalikkepada sang murid Peer.
Ahmadi:”KhalifahShab! (murid Peer tadidisebutsebagaikhalifah,karenamewakili Peershahib-Pent) Apakahibuandamasihhidup?
MuridPeer:”Tidak, sudahwafat”
Ahmadi:”Padasaat Peer andanantimenghidupkankembaliibuandadanmengeluarkannyadarikubur, baruandapanggilsayayah, lalukitalanjutkanlagidialognyananti.
Hudhurbersabda:” BetapahebatnyaJawabanmantikbeliautersebut. (Hudhurdanhadirintertawa)

Hudhurbersabdakepadapenanya:” Jikaada orang yang sangatmeyakinidan hobby denganhal-halsepertiitu (jin,hantu-Pent), katakansajakepadamereka:”Nantijikatuanberjumpadengannya (jindanhantu), panggilahsaya!” danjikamemangbetultuanmelihatnya, makayakinisaja, tidakapa-apa, karenahalinitidaklahbertentangandenganakidahahmadiyah.Kita berpendapatbahwacorakwujudjinitukebanyakanmengarahpadamakna lain (selaindari yang difahamiolehkebanyakan orang-Pent), tapijikamemangcorakwujudseperti yang digambarkanolehmerekaitubenaradanya, makatentukamipunakanmenerimanya, tapimengimanijinbukanlahsuatuhal yang perlu.


Majlis Irfan 91-12-16
Mahmud Wardi                  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar