Jumat, 31 Mei 2013


Jihad bagi kemuliaan yang Maha Tercinta

Wahai Sahabat abadi, Wujud-Mu cukuplah bagiku,
Lorong-Mu lebih baik bagiku daripada seribu taman surgawi.
Meski aku kadang terpaksa menengok ke tempat lainnya,
Segenap waktumataku tetap tertuju kepada-Mu.
Jika ada yang menyerang kehormatanku,
Aku akan bersabar, laiknya Engkau berlaku.
Siapakah aku? Berapa nilai kehormatanku?
Jihadku semata demi kehormatan-Mu.
(Brahini Ahmadiyah, bag. V, sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 21, hal. 153, London, 1984).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar