Hadhrat Mushlih Mau'ud
ra bersabda:Orang mukmin berdoa untuk menjadi leader dan imam. Tapi Imam bagi
siapa? imam bagi orang-orang yang bertakwa, bukan bagi orang yang tidak
bertakwa. Mungkin timbul pemikiran di dalam benak sebagian orang, bagaimana
bisa setiap orang menjadi pemimpin atau imam?
Hendaknya diingat bahwa jika seorang suami
berusaha supaya istrinya dapat memahami dengan baik ilmu keagamaan, dawam dalam
mengerjakan shalat dan puasa, giat berkhidmat dalam urusan agama, dapat
memberikan tarbiyat yg baik kepada anak anak, maka dengan begitu suami tersbut
merupakan imam dan si istri menjadi makmumnya.
Begitu juga, jika si ibu
memberikan tarbiyat yang baik pada anak-anaknya, si ibu tersebut merupakan imam
bagi anak-anaknya dan anak-anaknya menjadi makmum.
Begitu juga setiap
amalan baik yang dilakukan oleh si anak akan dinisbahkan kepadanya (ibunya) .
Ketika si ibu tadi tengah tidur di alam
kubur, tapi anaknya tengah melaksanakan shalat shubuh (di dunia), maka Malaikat
akan mencatat bahwa wanita tadi telah terhitung mendirikan shalat shubuh.
Begitu juga jika si
wanita tadi membiasakan anaknya untuk melaksanakan shalat tahajjud, maka
malaikat akan mencatat bahwa si ibu inipun telah melaksanakan shalat tahajjud.
Begitu jugalah halnya kaum pria.
Seberapa banyak orang lain mendapatkan
petunjuk melalui perantaraannya, dia pun akan ikut serta dalam mendapatkan
ganjaran atas amalan amalan saleh yang
dilakukan oleh orang-orang itu. Dengan demikian dia merupakan imam dan
orang lain itu sebagai makmumnya.
(Tafsir kabir ayat, Jilid 6, Hal.596, Surat
Al Furqan:75)
(Terjemah bebas:mw)
The process of selecting the khalifa : Holy
quran says ; .......and make us imam for the righteous...the question is..does
Allah hear this prayer ? Of course He does..as long as we are true believers
and are obidient...when a khalifa passes away.his death brings a great shock to
the community of believers..a death in the family is a great shock..a death of
father is a great shock to his childrens..simillary .the death of the
spiritual father is a great shock to his
spiritual children.. everyone becomes fearful and apprehensive (kuatir/gelisah)
whether Allah will continue to manifest Him self toward them through His
blessed institution of khilafat or not..they become so much grieved ( berduka
cita) & agittated (gelisah) ..they question them selves wether they have
been obedient to khilafat or they have
gone astray (tersesat) ..they turn to Allah .they pray fervently
(sungguh-sungguh) to Him..they repent of all their sins & seek Allah's
forgiveness & beseach ( memohon) Him to guide them..they ask Him ..O Allah
..guide us to choose the person whom You want to appoint....(salah satu ayat yg
di quote huzur diatas adalah waj'alna
lil mutaqina imama....)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar