RAMADHAN tiba lagi, ia dikenal
dengan bulan suci, penghulu segala bulan, awalnya rahmat, pertengahannya
maghfirah dan akhirnya itqun minannar. Di bulan ini nafas-nafas kita menjadi
tasbih, tidur kita ibadah, amal-amal kita diterima dan doa-doa kita di-ijabah.
Bermohonlah kepada Allah Rabb kita dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar
Allah membimbing kita untuk melakukan puasa dan membaca Kitab-Nya.
Waktu, datang terasa singkatnya,
perginya pun terasa cepat. Apa yang kita lakukan, amal apa yang kita perbuat.
Semua itu yang akan memberi makna pada waktu. Bila kita berbuat baik, maka
waktu tersebut punya arti yang baik. Begitu juga sebaliknya. Bila waktu
dibiarkan kosong, tidak diisi dengan amal, akan menipu diri sendirii. Seperti
kata Rasulullah: “Dua nikmat yang manusia banyak yang tertipu dan merugi, yaitu
kesehatan dan waktu luang.”
kata khalifah, BULAN SUCI
RAMADHAN ITU ADA 2 SISI
1. bulan evaluasi,
maksudnya ialah sebagai bulan yang
mengevaluasi diri kita sudah sejauh mana peningkatan rohani kita.
2. bulan Tarbiyat
ingat, shaum itu tidak hanya menahan lapar,
tradisi, ikut-ikutan dll tapi atas dasar kesadaran dan keimanan. ganjaran puasa
bagi Allah swt, kata nabi adalah Allah SWT itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar