Maha Suci ALLAH .........dengan
ridho dan izin-Nya kita dapat melihat dunia ini dan dengan nafas yang kita
rasakan, kita dapat hidup di dunia ini. Alhamdulillah, sangat bersyukur kita
kepada-Nya atas limpahan rahmat dan hidayah dari-Nya yang sungguh tiada
berbatas.
Di antara luasnya langit yang tak bertepi membuat kita takjub atas kebesaran-Nya, yang membuat mata hati kita semakin melihat dengan jelas anugerah Allah yang di berikan-Nya kepada makhluk-Nya. Hanya rasa syukur pada-Nya yang bisa kita berikan untuk membalas anugerah yang telah di berikan-Nya di dalam hidup kita. Rasa syukur yang berbentuk sebuah realisasi di dalam kehidupan yang kita jalani, adalah pengabdian penuh pada-Nya. Kebaikan serta kebenaran dari-Nya yang kita terapkan di dalam kehidupan kita.
Di antara luasnya langit yang tak bertepi membuat kita takjub atas kebesaran-Nya, yang membuat mata hati kita semakin melihat dengan jelas anugerah Allah yang di berikan-Nya kepada makhluk-Nya. Hanya rasa syukur pada-Nya yang bisa kita berikan untuk membalas anugerah yang telah di berikan-Nya di dalam hidup kita. Rasa syukur yang berbentuk sebuah realisasi di dalam kehidupan yang kita jalani, adalah pengabdian penuh pada-Nya. Kebaikan serta kebenaran dari-Nya yang kita terapkan di dalam kehidupan kita.
Seringkali kita menjumpai di
antara kita yang masih belum dipahamkan, apa itu syukur ?dan bagaimana
cara bersyukur yang sebenarnya? Syukur adalah memberikan pujian kepada yang memberi kenikmatan
yang telah diberikan untuk kita. Karena yang senantiasa memberikan kita kenikmatan hanyalah Allah melalui
perantara hamba-Nya, adalah sebuah ungkapan rasa terima kasih kita kepada
Allah yang telah memberikan anugerah-Nya.Cara kita bersyukur yang sebenarnya
adalah bagaimana kita bisa membalas atas anugerah yang telah kita dapatkan ini
dengan menyenangkan atau dapat membuat senang kepada sang pemberi kenikmatan.
Karena Sang pemberi kenikmatan itu adalah Allah, maka bagaimana caranya Allah
senang terhadap timbal balik yang akan kita berikan atas anugerah dari-Nya.
Itulah makna syukur yang sebenarnya, akan kita dapatkan ketika kita mampu
memahami dan memaknai hidup ini, dengan berpikir dan merenung atas anugerah
serta nikmat pemberian Allah yang kita rasakan. Mampukah kita melakukannya?
bertanyalah kita, pada diri kita masing-masing, apa kita sanggup melakukannya
serta melaksanakannya. Sungguh tak ada yang tak mungkin jika Allah yang
berkehendak, jika kita mau berusaha untuk melaksanakannya maka Allah akan
memberikan kemudahan, sangat bahagialah Allah, karena kita telah berusaha
membalas nikmat dari-Nya dengan rasa syukur yang kita terapkan dalam kehidupan
kita sehari-hari. Dengan kekuatan niat dan kesungguhan hati karena Allah, jiwa
dan raga kita akan mampu mewujudkannya dan menerapkannya. Modal dari niat kita
adalah sebuah keikhlasan dan kesabaran yang benar-benar Lillahi Ta'ala. Tak ada
yang bisa menghalangi kekuatan niat kita kecuali Allah, betapa luar biasanya
kekuatan niat dan kesungguhan hati karena Allah.
Sungguh indahnya hidup kita, jika
kita bisa mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah di dalam hidup kita.
Kita akan merasa cukup dan puas atas pemberian dari-Nya, tanpa kita mengeluh
serta merasa kurang sehingga membuat kita kufur nikmat atas segala pemberian
dari-Nya. Hidup di zaman modern saat ini, memanglah sulit untuk kita
mendapatkan hidayah dari-Nya, karena semuanya sudah dilandasi dengan nafsu
duniawi. Yang telah membutakan mata hati kita, untuk terus selalu mencari
kesenangan duniawi yang tiada habisnya. Dengan Agama yang di bawa oleh
Rasulullah-lah dan dibawah Murid yang sangat cinta kepada beliau yaitu Hz Mirza Ghulam Ahmad as. kita bisa menjalani hidup ini dengan sebaik-baiknya. Semoga tulisan yang saya ketik
ini, menjadi manfaat bagi pembaca serta diri saya pribadi. Semoga kita
dijadikan oleh Allah sebagai 'Hamba-Nya Yang Ahli Bersyukur' . Aamin Ya Robbal
'Alamiin. Syukron
Tidak ada komentar:
Posting Komentar